Seluruh 31.102 ayat Alkitab berjajar di satu garis, Kejadian di kiri sampai Wahyu di kanan. Tiap lengkung adalah satu rujukan silang — dua ayat yang saling menggemakan, mengutip, atau menggenapi. Yang melengkung di atas garis bertaut di dalam satu Perjanjian; yang menggantung di bawahnya menyeberang antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Dicetak giclée di kertas fine art matte, A2, A1, atau Panorama 100 × 40 cm, mulai Rp 350K. Pilih satu ayat untuk disorot, tambahkan kutipan dan dedikasi; proof digital dikirim lewat WhatsApp sebelum dicetak.
Data rujukan silang: OpenBible.info, CC BY 4.0 — sebagian besar dari Treasury of Scripture Knowledge. 66 kitab; Deuterokanonika belum tercakup.
Seluruh 31.102 ayat Alkitab berjajar di satu garis, Kejadian di kiri sampai Wahyu di kanan. Tiap lengkung adalah satu rujukan silang — dua ayat yang saling menggemakan, mengutip, atau menggenapi. Yang melengkung di atas garis bertaut di dalam satu Perjanjian; yang menggantung di bawahnya menyeberang antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Klik di mana saja pada garis untuk memilih ayat yang paling banyak bertaut di titik itu — atau ketik rujukan di kolom cari. Coba juga:
{{ focusSummary }}
{{ bookSummary }}
{{ previewNote }}
Peta yang sama, dicetak giclée dengan tinta pigmen di kertas fine art matte — hitamnya pekat, lengkungnya setipis rambut. Pilih satu ayat untuk disorot: ayat baptis, ayat pernikahan, ayat yang menemanimu. Proof digitalnya kami kirim lewat WhatsApp sebelum dicetak.
Rujukan silangnya dari OpenBible.info (lisensi CC BY 4.0), yang sebagian besar bersumber dari Treasury of Scripture Knowledge — daftar catatan pinggir abad ke-19 yang dipakai pembaca Alkitab turun-temurun. Pembaca OpenBible memberi suara pada tiap rujukan; kerapatan di atas menyaring dari yang paling banyak didukung.
Data ini memuat 66 kitab. Kitab-kitab Deuterokanonika — Tobit, Yudit, Kebijaksanaan, Sirakh, Barukh, 1–2 Makabe, serta tambahan Ester dan Daniel — belum punya himpunan rujukan silang terbuka yang setara, jadi belum tergambar. Kalau datanya ada, garisnya kami panjangkan.
Gagasan menggambar seluruh rujukan silang sebagai lengkung pertama kali diwujudkan Chris Harrison dan Christoph Römhild (2007), dan dibuka ulang sebagai peta interaktif oleh Oleksii Trekhleb. Peta ini digambar ulang dari data mentahnya, dengan nama kitab Indonesia.