PEZIARAH

Jurnal Peziarah

Empat rubrik: Cerita Produk soal pengrajin dan bahan, Cerita Iman kiriman pembaca, Catatan Ziarah dari rute yang kami jalani sendiri, dan Editorial soal batas yang kami pegang.

Catatan Ziarah

Sendangsono tanpa rombongan

Catatan Ziarah · Maria Kusumaningrum · 14 Juni 2026 · 8 MENIT

Datang sendiri di hari kerja, tanpa bus, tanpa jadwal. Catatan perjalanan yang tidak direncanakan.

Ganjuran, jam empat pagi

Catatan Ziarah · Dion Wicaksono · 27 Mei 2026 · 9 MENIT

Sebelum peziarah lain datang, candi itu terasa seperti milik siapa pun yang mau bangun paling pagi.

Muntilan, dan orang yang memulai semuanya

Catatan Ziarah · Renata Silalahi · 22 Juli 2026 · 10 MENIT

Sebuah museum kecil, satu makam di halaman belakang, dan alasan kenapa hampir semua rute ziarah Jawa lewat kota ini.

Tiga gereja tua dalam satu hari di Semarang

Catatan Ziarah · Renata Silalahi · 8 Mei 2026 · 10 MENIT

Rute jalan kaki 6,4 km, tiga arsitektur yang saling tidak bicara, dan satu warung soto di antaranya.

Puhsarang: batu yang disusun tanpa semen

Catatan Ziarah · Maria Kusumaningrum · 2 Juli 2026 · 11 MENIT

Gereja paling aneh di Jawa Timur dirancang orang yang lebih dulu terkenal karena membangun kampus teknik.

Menyusun rute ziarah rombonganmu sendiri

Catatan Ziarah · Dion Wicaksono · 11 Juni 2026 · 9 MENIT

Rute terbaik biasanya bukan yang paling terkenal, tapi yang punya alasan. Cara menyusunnya dari nol.

Shuttle Kerkhof Muntilan–Sendangsono, dan kenapa kami akhirnya menyewa satu mobil

Catatan Ziarah · Dion Wicaksono · 29 Agustus 2026 · 7 MENIT

Sebelas kilometer yang selama ini bikin orang batal ziarah sendiri. Sekarang ada mobil yang jalan bolak-balik tiap hari.

Gua Maria Kerep, dan patung yang terlalu besar untuk difoto

Catatan Ziarah · Dion Wicaksono · 8 Agustus 2026 · 9 MENIT

Gua kecil dari tahun 1950-an, lalu sebuah patung raksasa di halaman yang sama. Dua cara memuliakan yang tidak selalu akur.

Cerita Produk

Dua hari di Muntilan

Cerita Produk · Renata Silalahi · 28 Juni 2026 · 11 MENIT

Pak Sujadi sudah merangkai rosario sejak 1987. Ia menghitung dengan telinga, bukan mata.

Tenun Ende yang hampir hilang

Cerita Produk · Maria Kusumaningrum · 3 Mei 2026 · 14 MENIT

Dari 40 penenun di satu kampung, tinggal sembilan. Delapan di antaranya berusia di atas 60.

Editorial

Lima menit dari rumah, dan aku tidak tahu

Editorial · Dion Wicaksono · 14 September 2026 · 12 MENIT

Gereja Katolik pertama di Bali berdiri di ujung jalan yang kulewati dua kali sehari. Aku baru tahu dari internet.

Ketika Romo “berulah”, umat harus bagaimana

Editorial · Dion Wicaksono · 4 September 2026 · 15 MENIT

Lima cara umat menanggapi kabar soal imamnya sendiri — dan kenapa hampir semuanya salah alamat.

Ungu, dan kenapa kami memakainya sepanjang tahun

Editorial · Dion Wicaksono · 2 Juni 2026 · 5 MENIT

Warna Adven dan Prapaskah dipakai gereja hanya dua kali setahun. Kami memakainya terus — ini alasannya.

Di mana batas merch iman

Editorial · Dion Wicaksono · 16 Mei 2026 · 9 MENIT

Ada barang yang kami tolak produksi. Daftarnya lebih panjang daripada katalognya.

Devosi bukan estetika — tapi estetika bukan dosa

Editorial · Renata Silalahi · 21 April 2026 · 11 MENIT

Soal tuduhan bahwa toko seperti kami menjual iman sebagai gaya hidup. Sebagian tuduhannya benar.

Cerita Iman

undefined

Cerita Iman · Ratna Widyaningrum · 1 Agustus 2026

Bertahan di ruang sidang selama dua jam empat puluh menit, tanpa sekali pun terlihat.

undefined

Cerita Iman · Bernard Tanjung · 19 Juli 2026

Soal memberi hadiah iman kepada orang tua yang tidak suka dibilang religius.

undefined

Cerita Iman · Andreas Lim · 5 Juli 2026

Kiriman terpanjang yang kami terima bulan ini, dipotong seperlunya saja.

undefined

Cerita Iman · Fransiskus Wanggai · 12 Juni 2026

Kenapa penolakan itu ternyata yang paling ia syukuri.

Semua artikel · Rute ziarah · Katalog

PEZIARAH
KERANJANG ({{ cartCount }})
{{ resultsLabel }}
{{ r.name }} {{ r.cat }} {{ r.price }}
PEZIARAH
KERANJANG ({{ cartCount }})
Satu set perlengkapan peziarah di atas latar putih: tote kanvas bertulisan PEZIARAH, keranjang anyaman berisi rosario kayu, lilin, buku doa dan jurnal perjalanan bersampul kulit, serta bucket hat
JURNAL — TERBIT DUA MINGGU SEKALI

Cerita di baliknya.

Empat rubrik, empat suara: kami soal apa yang kami buat, pembaca soal imannya sendiri, catatan dari jalan, dan opini yang kadang tidak nyaman. Kalau setelah membaca kamu tidak beli apa pun, itu juga tidak apa-apa.

Semua tulisan di sini adalah opini penulis, bukan ajaran resmi Gereja. Setiap tulisan ditandatangani. Koreksi kami muat di tempat, bertanggal.

{{ p.slot }}
SOROTAN {{ p.tagline }} OPINI

{{ p.title }}

{{ p.dek }}

{{ p.author }} · {{ p.date }} · {{ p.read }} MENIT

Baru terbit

{{ freshCount }}
{{ p.slot }}
BARU
{{ p.tagline }} OPINI

{{ p.title }}

{{ p.dek }}

{{ p.date }} · {{ p.read }} MENIT

Cerita Iman

DITULIS PEMBACA, BUKAN KAMI

Kiriman kami sunting seperlunya saja — untuk panjang dan ejaan, tidak untuk isi. Nama dan paroki dicantumkan sesuai izin pengirim.

“
{{ v.quote }}

{{ v.dek }}

{{ v.slot }}
{{ v.author }}
{{ v.credit }}
KIRIM CERITAMU

Cerita imanmu lebih menarik daripada iklan kami.

{{ kirimanCopy }}

{{ s.mark }}
{{ s.title }}
{{ s.sub }}

Panduan

SELALU BERGUNA, TIDAK PERNAH KEDALUWARSA
{{ g.mark }}
{{ g.title }}
{{ g.sub }}

{{ gridTitle }}

{{ countLabel }}
{{ p.slot }}
{{ p.tagline }} OPINI

{{ p.title }}

{{ p.dek }}

{{ p.date }} · {{ p.read }} MENIT
SURAT DUA MINGGUAN

Satu tulisan, satu barang, tiap dua minggu.

{{ note }}