Rp 1.150K · STOK TERBATAS — 4 PCS
Selendang tenun ikat dari Ende, Flores: benang lungsinya diikat dan dicelup dulu sebelum ditenun, jadi salib, merpati, dan kuda-kudanya tumbuh dari benang — bukan dicap di permukaan. Warnanya dari indigo dan akar mengkudu, dengan pita merah bata di kedua sisi. Cukup lebar untuk dikalungkan di leher atau disampirkan di meja doa.
Cuci tangan dengan lerak atau sabun lembut, tanpa deterjen keras dan tanpa diperas kencang. Jemur balik di tempat teduh, setrika dari sisi dalam dengan suhu sedang. Simpan digulung, bukan dilipat, agar lipatannya tidak membekas.
Setiap kain diperiksa di bawah cahaya siang, dilipat dengan kertas asam-netral, dan disertai kartu bernama pembatik atau penenunnya. Tanpa plastik sekali pakai.
{{ priceNote }}
{{ kitLabel }}{{ ql }}
{{ desc }}